Skip to main content

..SAMBIL MENYELAM ., NGGOLEK DUWEK..

Waktu itu aku kelas 3 eSDe, Adi temen sekelasku mengajak ikut latihan Karate. Kebetulan di tempat yang tak jauh dari sekolah kami ada tempat berlatih Karate Lemkari, tepatnya di Kantor Perhutani. Aku lupa jadwal latihannya waktu itu hari apa aja, tapi salah satunya hari Minggu. Sebenernya ada satu tempat lagi sih yang biasa buat kami biasa berlatih selain yang di Perhutani, yaitu di Kantor Polisi Wilayah (Polwil).
Adi waktu itu sudah menyandang sabuk hijau, sedangkan aku karena masih baru otomatis masih sabuk putih. Karena masih baru dan memang aku juga menyukai olah raga beladiri,  saat saat latihan pun aku jalanin dengan semangat.
Nah.., waktu itu khan di deket tempat latihan di Kantor Perhutani juga ada 2 buah lapangan Tenis yang biasa dipakai oleh setahuku para pegawai Perutani untuk berolah raga Tenis. Biasanya selepas latihan, iseng iseng aku dan beberapa teman ikut melihat Bapak bapak dan ibu ibu itu bermain Tenis. Suatu kali saat kami sedang asik menonton mereka bermain, salah satu dari Bapak bapak itu memanggil aku dan temenku, dan meminta tolong untuk menjadi 'Kacung', istilah yang biasa mereka pakai untuk orang yang bertugas mengambil bola yang keluar lapangan. Aku dan temenku pun menyanggupi dan dengan semangat membantu mereka mengambil bola setiap kali ada bola yang keluar lapangan. Biasanya hari telah sore menjelang Magrib saat permainan Tenis mereka berakhir, dan saat kami juga akan ikut pulang seorang Bapak memberiku uang 500 rupiah berikut juga temenku sebagai imbalan kami ksrena telah membantu mereka mengambilkan bola. Uang 500 rupiah bagi kami cukup besar untuk menambah uang saku sekolah kami, jadi setelah kami pertimbangkan akhirnya setiap selesai latihan Karate kami minta ijin pada Bapak dan ibu ibu yang sedang bermain Tenis disana untuk kami bantu mengambilkan bolanya, atau bila perlu kami menjadi 'Kacung' rutin disana. Untungnya merekapun tidak keberatan dan bahkan senang, pikir kami lumayan .., itung itung hasilnya bisa buat menambah uang saku sekolah atau bisa buat beli jajan dan keperluan lain.. ;D

(ni pas EsDe)

Comments

Popular posts from this blog

RINDU ITU DATANG LAGI..

..tak tau apakah ini karena test telah selesai dan tinggal terima raport.. atau karena raport telah diterima dan hanya nunggu waktu libur.. makanya temen temen juga banyak yang tidak kelihatan di kelas.. ..termasuk juga kamu.. ku lihat di setiap bangku yg ada kamu tidak terlihat.. ..sebenarnya saat itupun kelas mmg tidak ada pelajaran.. ..jadi kuputuskan pulang.. eh bukan.. bukan pulang tapi mau jemputin kamu.. ..sampe di rumahmu yang kulihat... ada mamamu.., adekmu, disitu papamu ngga muncul.. ..seketika kutanya.. Wowo ada..? .."ada kok.., tp masih tidur dia.." jawab adeknya sambil bergegas ke kamarnya yang di lantai 2.. ..tak lama Wowo, muncul dengan muka lecek khas orang bangun tidur.. tapi dengan tak ketinggalan tetap tersenyum.. .."yuks.. ke sekolah" kataku.. .."khan hr ini bukannya libur.." .."belum kok.. yuks.., td temen-temen juga pada masuk.." .."ya udah.. tak mandi dulu ya.." sambil bergegas mengambil handuk.. dan ...

..MENJADI IDOLA ATAU ORANG BIASA..

Menjadi idola adalah dambaan setiap orang.., benarkah..? Seseorang menjadi idola biasanya karena beberapa sebab, misalkan karena prestasi, kepandaian, wajah dan penampilan, kekayaan, kesaktian, pandangan dan cara berpikir, dan atau berbagai sebab lainnya. Setelah seseorang menjadi terkenal atau menjadi idola, ada beberapa konsekuensi positif atau negatif yang didapat. Konsekuensi positif seperti contoh bertambahnya pendapatan seiring dengan makin terkenalnya sang idola, misal karena makin banyaknya job yang diterima, karena semua orang mengenal kita terkadang ada beberapa urusan kita yng dipermudah karena kita terkenal, bahkan ada yang tadinya mesti bayar menjadi gratis karena ternyata dia fans atau mengidolakan kita. Konsekuensi negatifnya adalah mulai dirasakan keterbatasan ruang privasi baginya, seolah olah seluruh cerita hidup kita adalah milik bersama, setiap orang seperti ingin mengetahui setiap sisi kehidupan sang idola, dari hal sepele, umum, atau bahkan yang sifatnya privat se...

..CEPAK, PAK MENTRI, JAMBUL opo BELAH TENGAH..

..'cepak'.. mungkin itulah istilahnya.. Potongan rambut tipis dari samping kanan kiri hingga belakang, dan hanya meninggalkan seonggok rambut di atas ubun ubun.., biasanya memang dikaitkan dengan potongan rambut ala tentara. Ya.., potongan rambut yg lagi tren saat itu, ato istilah halusnya, potongan paling gampang yg dipilih orang tua buat anak laki lakinya saat mau 'cukur' (potong rambut), terlepas dari cocok ato ngga'nya dengan bentuk muka, pokoknya simple 'n murmer katanya.. ;D Kala itu, meski masih anak-anak sebenernya kadang pengen juga sih ganti style rambut.., salah satu alasannya.., masa kl potong rambut mesti cepak mulu.., pan ntar jadi ngga ada yg ngelirik alias naksir, karena keliatan culun banged khn.. ;D Sempet terlintas eh.., ngga cuman terlintas siy.. tp akhirnya sempet ganti model siy.., alhasil jadinya sbb.: a. Rambut pajang dikit, kasih minyak rambut sebotol, disisir rutin setiap lima menit., jd dey model rambut pak mentri.. ;D b. Kalo kli...